SANTRI DEVELOPER – Cara mengatasi suatu ruangan yang lembab menjadi bentuk kepedulian diri terhadap tempat tinggal. Lembab hadir dengan menunjukkan beberapa ciri yang mudah terdeteksi oleh panca indera manusia.
Memperhatikan kelembapan suatu ruangan merupakan keharusan. Terutama jikalau tinggal bersama anak kecil. Melansir dari klikdokter.com, ruangan yang lembab erat hubungannya dengan kerentanan terhadap infeksi paru.
Tentu saja hal tersebut bukanlah hal yang remeh. Oleh karena itu, penting mengetahui cara mengatasi ruangan yang lembab. Mari menjaga tempat tinggal atau tempat bekerja dengan memperhatikan setiap sudut ruangan.
Ciri-Ciri Ruangan yang Lembab
Suatu ruangan yang lembab memiliki beberapa ciri yang bisa menjadi tolak ukur diri sewaktu mengatasinya. Melansir dari citralandsurabaya.com, ada beberapa ciri ruangan yang lembab, sebagai berikut:
1. Tercium Aroma Tidak Sedap
Aroma tidak sedap muncul akibat pertumbuhan mikroorganisme. Ruangan lembab mewujudkan tempat yang sangat sesuai bagi mikroorganisme untuk berkembang.
2. Udara dalam Ruangan Terasa Lengket
Ruangan yang lembap mengandung udara yang tidak dapat menyerap uap air atau keringat dari tubuh. Akibatnya udara terasa lengket dan basah.
3. Timbul Noda Basah di Dinding dan Plafon
Jika terus membiarkan noda basah di dinding dan plafon, noda tersebut akan meluas. Noda basah tersebut merupakan wujud kondensasi yang terjadi akibat perbedaan suhu.
Cara Mengatasi Ruangan yang Lembab secara Praktis sampai Alami
Dampak ruangan lembab bagi kesehatan menjadi warning. Supaya ruangan tetap sehat, penting untuk mulai bertindak jikalau ruangan menunjukkan ciri-ciri lembab. Berikut cara mengatasi ruangan yang lembab:
1. Menggunakan Dehumidifier di Ruangan yang Lembab
Melansir dari idntimes.com, Dehumidifier menjadi alternatif untuk mengurangi lembab suatu ruangan. Alat ini berfungsi untuk menghilangkan kelembaban yang berlebih. Juga dapat menghilangkan aroma tak sedap.
|| BACA JUGA : 5 Cara Mengurangi Sampah Plastik dari Rumah
2. Menggunakan Cat Anti Jamur
Cara mengatasi ruangan yang lembab bisa dengan menggunakan cat dinding anti jamur. Tujuannya untuk mencegah pertumbuhan jamur dan lumut, sehingga dinding tetap bersih dan segar.
3. Membuka Jendela Secara Rutin
Membuka jendela setelah memasak maupun setelah menggunakan kamar mandi, memungkinkan sinar matahari dan angin masuk ke rumah. Melansir dari ecatalog.sinarmasland.com, hal tersebut membantu mengeringkan udara yang lembab.
4. Menggunakan Exhaust Fan
Dengan menggunakan exhaust fan juga menjadi salah satu cara mengatasi ruangan yang lembab. Dengan alat ini, udara kotor, uap, dan lembab dalam suatu ruangan dapat teratasi. Alat ini biasanya terpasang di dinding atau atap. Berupa kipas yang berputar mengisap udara keluar.
5. Menggunakan Bahan Alami
Cara mengatasi ruangan yang lembab bisa menggunakan bahan alami. Ada garam, tanaman (rosemary, bunga ivy), biji kopi, air jeruk, kayu manis, soda kue, kapur barus, arang aktif, dan kismis.
Itulah lima cara mengatasi ruangan yang lembab. Dari cara paling praktis sampai menggunakan bahan alami. Demi kesehatan dan kenyamanan, tetap menjaga keadaan rumah tetap kering dan bersih.
Wallahu ‘Alam
Oleh Tasha Salsabillah







